Penumpang Pesawat Mencetak Rekor Pada Hari Pertama Libur Panjang

Ketentuan lebih lanjut tentang keselamatan dan keamanan penerbangan, pelayanan jasa bandar udara, serta tata cara dan prosedur untuk memperoleh sertifikat bandar udara atau store bandar udara dan pengenaan sanksi administratif diatur melalui Peraturan Menteri. Setiap agency udara yang dioperasikan wajib memenuhi ketentuan keselamatan lalu keamanan penerbangan, serta peraturan pelayanan jasa bandar udara.

Angkutan udara niaga dalam negri hanya dapat dilakukan dengan badan usaha angkutan udara nasional yang telah mendapat izin usaha angkutan udara niaga. 23.

Perkerjaan angkutan udara bukan niaga dapat dilakukan oleh Pemerintah, pemerintah daerah, lembaga tertentu, orang perseorangan, dan/atau badan usaha Indonesia lainnya. Peraturan lebih lanjut mengenai pelayanan badan usaha angkutan udara niaga berjadwal diatur oleh Peraturan Menteri. Badan usaha angkutan udara niaga berjadwal yang pelayanannya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 97 ayat huruf b dan huruf c merupakan badan cara yang berbasis biaya operasi rendah. Angkutan udara niaga tidak berjadwal dalam negri hanya dapat dilakukan dengan badan usaha angkutan udara nasional yang telah menghasilkan izin usaha angkutan udara niaga tidak berjadwal.

Kegiatan angkutan udara niaga berjadwal luar negeri dapat diterapkan oleh badan usaha angkutan udara niaga berjadwal nasional dan/atau perusahaan angkutan udara niaga berjadwal asing untuk mengangkut penumpang dan kargo berdasarkan perjanjian bilateral atau multilateral. Angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri hanya dapat diaplikasikan oleh badan usaha angkutan udara nasional yang sudah mendapat izin usaha angkutan udara niaga berjadwal.

Untuk menjamin keselamatan serta keamanan penerbangan serta pengembangan bandar udara, pemerintah kota wajib mengendalikan daerah kawasan kepentingan bandar udara. Contrat batas atas sebagaimana dituju pada ayat ditetapkan oleh Menteri dengan mempertimbangkan arah perlindungan konsumen dan badan usaha angkutan udara niaga berjadwal dari persaingan gak sehat. Badan usaha angkutan udara niaga nasional lalu perusahaan angkutan udara asing yang melakukan kegiatan angkutan udara ke dan dari wilayah Indonesia wajib menyerahkan data penumpang pra kedatangan atau keberangkatan (pre-arrival or pre-departure passengers information). Perkerjaan angkutan udara niaga selayak dimaksud dalam Pasal 83 ayat huruf a dilakukan oleh badan usaha di bidang angkutan udara niaga nasional. Angkutan udara perintis wajib diselenggarakan oleh Pemerintah, dan pelaksanaannya dilakukan dengan badan usaha angkutan udara niaga nasional berdasarkan perjanjian dengan Pemerintah. Izin Menteri sebagaimana dimaksud pada ayat dapat diberikan kepada pemegang izin kegiatan angkutan udara bukan niaga untuk proses kegiatan angkutan penumpang dan barang pada daerah tertentu, dengan memenuhi persyaratan tertentu, dan bersifat sementara.

Otoritas Agency Udara adalah lembaga pemerintah yang diangkat oleh Menteri dan memiliki kewenangan tuk menjalankan dan melakukan pengawasan terhadap dipenuhinya ketentuan gaya perundang-undangan untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan pelayanan penerbangan. 11. Pengaturan tersebut merujuk pada Konvensi Internasional pada peralatan bergerak dan protokol mengenai masalah-masalah khusus dalam peralatan pesawat udara, seperti konsekuensi diratifikasinya konvensi serta protokol yang biasa disebut Cape Town Convention. Penerbangan sebagai satu kesatuan cara yang terdiri atas pemanfaatan wilayah udara, pesawat udara, bandar udara, angkutan udara, keselamatan dan keamanan, kawasan hidup, serta fasilitas penunjang dan fasilitas umum lainnya yang pokok-pokoknya dapat diuraikan sebagai berikut. Dijelaskan, perusahaan penerbangan baru harus berbadan hukum Indonesia baik badan hukum milik swasta maupun BUMN atau BUMD dalam telah mempunyai izin pekerjaan dan sertifikat operasi pesawat udara yang diterbitkan dengan Kementerian Perhubungan.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>